Kalau kamu baru saja Google "persiapan TOEIC 30 hari" dan menemukan lima artikel yang semuanya menyuruh kamu belajar tiga jam setiap hari, tutup saja semua tab itu. Kamu punya kerjaan, kuliah, atau keduanya. Orang yang menulis jadwal itu jelas belum pernah punya keduanya.
Saya sudah bertahun-tahun mengajar bahasa Inggris untuk mahasiswa Indonesia, dan saya tahu apa yang benar-benar bekerja. Singkatnya: kamu tidak butuh tiga jam sehari. Kamu butuh empat puluh lima menit yang tepat, enam hari seminggu, plus pemahaman yang jelas soal bagian TOEIC mana yang paling merugikan skor kamu. Artikel ini memberi kamu keduanya.
Sebelum buka satu buku pun, lakukan ini dulu
Ambil tes praktik TOEIC lengkap dengan timer. Bukan setengah. Satu tes penuh. 45 menit Listening, 75 menit Reading, dalam satu duduk, dengan HP di ruangan lain.
Ya, ini akan terasa berat. Memang begitu tujuannya. Kamu tidak bisa merencanakan jadwal belajar tanpa tahu posisi kamu sekarang. Banyak orang melewati langkah ini karena bikin patah semangat. Melewati langkah ini justru yang bikin kamu belajar hal yang salah selama empat minggu.
Catat skor mentah kamu untuk setiap tujuh bagian tes. Bagian dengan jawaban benar paling sedikit adalah tempat sebagian besar waktu kamu bulan depan akan dihabiskan. Kelemahan tiap orang beda. Beberapa mahasiswa Indonesia kuat di Listening tapi hancur di Part 7 Reading. Yang lain lancar di Reading tapi tidak bisa mengikuti audio dengan kecepatan normal. Sebelum kamu tahu kamu yang mana, semua "tips" di internet cuma tebakan.
Jadwal 30 hari, dibagi jadi empat minggu
Tiap minggu punya tema. Tiap hari 45 menit kerja fokus, enam hari seminggu. Satu hari istirahat. Istirahat bagian dari jadwal, bukan jeda dari jadwal.
Minggu 1: Diagnosa dan bangun fondasi (Hari 1 sampai 7)
Hari 1: Tes praktik lengkap. Nilai. Catat bagian terlemah kamu.
Hari 2 sampai 6: 45 menit per hari, dibagi seperti ini:
- 15 menit: kosakata. Khususnya bahasa Inggris kantor dan bisnis. Rapat, email, jadwal, faktur, rekrutmen, perjalanan dinas, logistik. Skip daftar umum "1000 kosakata bahasa Inggris". Kata-kata itu bukan yang diuji TOEIC.
- 15 menit: grammar untuk Part 5. Fokus ke tiga struktur yang muncul berulang-ulang: verb tense, word form (noun vs adjective vs adverb), dan preposition.
- 15 menit: latihan listening. Bukan musik, bukan Netflix. Podcast bisnis, rekaman telepon kantor, klip berita pendek. Putar dengan kecepatan normal walaupun sakit kuping.
Hari 7: Istirahat total. Tanpa bahasa Inggris. Otak kamu memproses yang sudah dipelajari justru saat kamu tidak belajar.
Minggu 2: Serang bagian terlemah (Hari 8 sampai 14)
Di sini jadwal umum biasanya gagal. Mereka kasih semua orang minggu 2 yang sama. Kamu butuh kebalikannya. Kalau Listening masalah kamu, habiskan sebagian besar minggu ini di Part 1 sampai 4. Kalau Reading masalahnya, fokus di Part 5 sampai 7.
Untuk yang lemah di Listening:
- Part 2 (Question-Response) kasih peningkatan skor paling cepat. Kerjakan 30 soal per hari selama enam hari, dan dengarkan kata pertama dari pertanyaannya. Who, what, when, where, why. Kebiasaan kecil ini biasanya nambah 20 sampai 40 poin sendiri.
- Part 3 dan 4: baca pertanyaan sebelum audio dimulai. Selalu. Ini beda antara dengar pasif dan dengar aktif.
Untuk yang lemah di Reading:
- Part 5 itu 30 soal grammar di bagian yang tekanan waktunya nyata. Latih jawab tiap soal dalam 20 detik atau kurang. Kalau tidak bisa, lanjut soal berikutnya.
- Part 7 makan waktu. Triknya: baca pertanyaan dulu, baru scan teksnya cari jawaban. Sebagian besar pelajar Indonesia baca dari atas ke bawah kayak di sekolah. TOEIC bukan sekolah. TOEIC itu tes waktu yang menyamar jadi tes bahasa Inggris.
Hari 14: Mini-tes dengan timer lagi, cuma bagian yang kamu kerjakan minggu ini. Bandingkan dengan Hari 1. Rayakan peningkatan, sekecil apapun.
Minggu 3: Bangun stamina (Hari 15 sampai 21)
Kebanyakan orang yang kehabisan waktu di tes asli bukan kehabisan bahasa Inggris. Mereka kehabisan fokus. Dua jam lurus menghadapi tes itu skill fisik.
Minggu ini, kerjakan satu setengah tes dengan timer setiap dua hari sekali (Listening saja, atau Reading saja), plus 30 menit kosakata dan fokus ke kelemahan kamu di hari lainnya. Di akhir minggu 3, kamu seharusnya sudah nyaman duduk 75 menit Reading tanpa mata kabur.
Kalau fokus kamu hancur di menit ke-30, itu bukan masalah bahasa. Itu masalah latihan, dan latihan itu yang dikerjakan di minggu 3.
Minggu 4: Simulasi, perbaiki, istirahat (Hari 22 sampai 30)
Hari 22: Tes praktik lengkap dengan timer. Persis seperti hari tes. Kalau bisa pagi, karena kebanyakan sesi TOEIC asli dijadwalkan pagi.
Hari 23 sampai 27: Review tes soal per soal. Bukan "salah, lanjut." Benar-benar pahami kenapa kamu salah. Karena kosakata? Grammar? Tekanan waktu? Kata pengecoh yang mirip jawaban benar? Tiap kesalahan itu data. Perbaiki satu kategori kecil per hari.
Hari 28: Tes praktik lengkap kedua dengan timer. Lihat polanya. Kebanyakan murid lihat lompatan 50 sampai 150 poin dari Hari 1 ke Hari 28 kalau mereka benar-benar kerjakan jadwalnya.
Hari 29: Review ringan. Flashcard kosakata, beberapa soal Part 2 buat pemanasan. Tidak berat-berat.
Hari 30: Istirahat total. Tidur cepat. Sarapan normal di hari tes. Jangan coba pelajari hal baru di 24 jam terakhir. Tidak nempel, dan bikin kamu gugup.
Tiga kesalahan yang saya lihat tiap bulan
Belajar kosakata tanpa konteks. Hafal daftar 500 kata plus artinya hampir tidak berguna buat TOEIC. Tes itu minta kamu pilih kata yang tepat untuk situasi kantor spesifik. Kamu harus lihat kata-kata di dalam email bisnis, bukan di aplikasi flashcard sendirian.
Baru fokus Listening di minggu terakhir. Sistem sekolah Indonesia melatih murid baca bahasa Inggris jauh lebih baik daripada dengar. Di TOEIC, Listening itu setengah dari skor kamu. Mulai dari awal dan jangan berhenti.
Memperlakukan semua soal sama. Soal Part 5 yang 20 detik dan soal Part 7 yang dua menit nilainya sama. Kalau kamu habiskan empat menit untuk satu soal Part 7 yang susah, kamu kehilangan kesempatan jawab tiga soal lebih mudah di tempat lain. Belajar skip. Murid yang selesai seluruh Reading hampir selalu mengalahkan yang tidak selesai, walaupun mereka nebak di soal yang dilewati.
Gimana dengan aplikasi dan kursus?
Jawaban jujur: kebanyakan oke. Beberapa bagus sekali. Tidak satu pun berguna kalau kamu tidak komit 45 menit sehari. Jadwal di atas jalan dengan satu buku latihan TOEIC, satu buku catatan, dan headphone. Kalau nanti mau tambah kursus, tambahkan. Tapi jangan nunggu alat yang sempurna sebelum mulai.
Satu hal terakhir
Skor kamu di Hari 1 bukan siapa kamu. Itu garis start. Saya pernah lihat murid yang dapat 380 di percobaan pertama keluar dari tes asli sebulan kemudian dengan skor 650. Mereka tidak kerja lebih lama dari yang lain. Mereka kerjakan hal yang tepat.
Mulai besok. Ambil tes praktik pertama. Semua yang lain mengikuti dari situ.